Late Post: Haaa???Ternyata Saya Dikerjain???
Oke, Late Post berikutnya adalah tentang "my Birthday Surprice".
Hmmm sebenarnya si malu kalo harus memposting tentang cerita ini, tapi rasanya kok sayang juga ya cerita ini gak saya posting, gak ada kenang-kenangannya tar yang bisa saya baca dikemudian hari, yang pastinya akan memberikan sebuah kesan tersendiri dilubuk hati saya yang paling dalam jika saya membaca ulang postingan ini. :)
Postingan ini bener-bener "late" banget deh, makanya judul diatas sengaja saya tambahkan dengan "late post" karena Ulang Tahun saya sudah lewat 1 (satu) bulan yang lalu, tepatnya tangga; 12 Oktober 2012.
Baiklah kita mulai saja ya ceritanya, jadi begini ni, satu hari sebelumnya atau tanggal 11 Oktober 2012 saya dapat telpon dari teman saya satu angkatan kerja, yaitu Mbak Niken.
MN:
"Ke, kamu dapat telpon gak dari Kepegawaian?"
I:
"Gak ada tu mbak. Emangnya Siapa yang nelpon Mbak?".
MN:
"Bu Eva yang nelpon ak. Katanya besok disuruh datang jam 10 ke
Kepegawaian".
I:
"Ike belom ada dapet telpon si Mbak.Hmm ada apa ya Mbak
kira-kira?",tanyaku penasaran.
MN:
"Masalah Outsourcing kale ya?", Mbak Niken menebak.
I:
"Ha?? Emangnya ada apa ya Mbak?Jangan-jangan kontrak kita gak
diperpanjang",tanyaku panik.
MN:
"Gak tau juga Ke, mungkinlah ya. Ya sudahlah, nanti kalau dapat telpon
kamu kabarin aku ya?", ucap Mbak Niken mengakhiri pembicaraan.
Dan setelah pembicaraan aku dan Mbak Niken selesai, aku kemudian menanyakan teman-teman aku yang satu angkatan yaitu Leo dan Riccie tentang telpon dari Bu Eva tersebut dan hasilnya NIHIL. Bahkan Riccie yang kerja dibagian Kepegawaian pun tidak mendapatkan berita apa pun tentang telpon tersebut. Kami deg-degan karena memang sedang gencar-gencarnya isu tentang pengurangan pegawai di unit kerja yang dianggap tidak kompetent. Jadilah seharian itu kami 'galau' dibuatnya. =.=
Tanggal 11 Oktober aku tutup dengan 'masih memikirkan telpon Bu Eva' dan seperti biasa, seperti tahun-tahun sebelumnya aku flash back tentang apa yang sudah aku lakuin selama setahun yang lalu. Aku menuliskan semua yang sudah aku capai, apa yang belum aku capai dan mimpi aku untuk setahun ke depan. Kemudian aku akan melakukan Sholat Malam. Aku selalu suka pada bagian ini, karena aku bisa merasakan "syukur" aku ke ALLAH itu semakin besar.
12 Oktober 2012, "yesss, today is my Birthday", ucapku dalam hati. Aku pergi ke Kantor dengan bahagia setelah sebelumnya Ibu memberikan "kado do'a" buat aku.
Beberapa menit setelah tiba dikantor, Direktur aku, Pak Slamet menugaskan aku untuk ke bagian Dit. Pengelolaan Lahan, mengantarkan berkas ke Pak Selamat. Karena berkasnya harus diterima langsung, dan kebetulan Pak Selamat sedang ada tamu maka aku menunggu sampai tamunya pulang. Agak lama memang, dan setelah tiba lagi di ruangan ku, aku melihat HP saya ada beberapa panggilan tak terjawab. Semua nomor adalah nomor kantor, tapi aku acuhkan saja, aku pikir kalau memang penting pasti akan telpon lagi. Gak lama kemudian, Mbak Widya mengabarkan bahwa aku diminta untuk datang ke Kepegawaian sekarang. Kepegawaian menelpon ke extention dan HP aku tapi tidak diangkat.
Sebelum aku ke Kepegawaian aku mampir dulu ke ruangan Mbak Niken, menanyakan apakah dia sudah ke Kepegawaian. Dan katanya dia gak jadi turun karena kebetulan Bu Eva tadi menemui Bu Tetik dan langsung membicarakan kenapa dia dipanggil oleh Kepegawaian kemarin. Disitu Bu Eva membahas tentang disiplin dan kinerja. Hmmm aku mulai panik, aku memang terkadang datangnya telat, tapi aku rasa tidak terlalu bermasalah untuk urusan kinerja, karena sejauh ini aku merasa bisa menyelesaikan pekerjaan ku dengan baik. Daripada menduga-duga terus akhirnya aku pun turun ke Kepegawaian.
Sesampainya di Kepegawaian aku menanyakan Bu Eva kepada Riccie dan Novi, teman ku yang ditempatkan dibagian itu. Kata mereka Bu Eva sedang diruangan Pak Asep. Aku pun menunggu sambil bercerita dengan Novi dan Riccie. Novi mengatakan bahwa ada beberapa orang yang kontraknya diputus, karena tidak disiplin, kinerja tidak bagus padahal lembur selalu full dibayarkan. Bahkan ada yang nangis setelah keluar dari ruangan Bu Eva. Gak aku pungkiri, kalau aku benar-benar deg-degan saaat itu. Tapi ya bedo'a saja dalam hati, mudah-mudahan Allah kasih yang terbaik.
Akhirnya Bu Eva keluar setelah aku menunggu sekitar 15-20 menit. Sebentar si, tapi terasa laamaa sekali. Pas ketemu rautnya Bu Eva bikin jantung copot deh, daaataaarrr banget. +.+. Pengen cepat-cepat kelar atau pengen mendadak pingsan aja rasanya.
BE:
"Kok lama? Kamu kemana aja saya telpon ke extention dan HP kamu tidak
diangkat? Kamu belum datang ya?", tanya Bu Eva beruntun.
I:
"Maaf Bu, tadi waktu nyampe kantor saya disuruh Pak Slamet ke Lahan
nganter berkas dan HP saya ditas", jawab saya mulai panik.
BE:
"Bilang aja kamu emang datang telatkan? Masa saya telpon gak
diangkat-angkat".
I:
"Gak kok Bu, saya sudah datang, tapi ke Lahan. Bapak-bapak yang lain tadi
belum datang makanya gak ada yang angkat telpon", jawab saya sebisanya.
BE:
"Tapi kamu emang sering datang telat kan? Kebetulan saya dapat laporan
kalo kamu itu sering datang telat, suka ngilang pas jam kerja", tanya Bu
Eva dengan raut wajah datarnya yang bikin saya beneran mau pingsan jawabnya.
I:
"Gak sering kok Bu, kadang-kadang si emang saya telat. Dan saya gak suka
ngilang pada saat jam kantor ko Bu. Ibu bisa kok cek ke ruangan saya", jawabku.
BE:
"Oh ya, kamu itu IT kan? Kerjaan kamu apa kalau di atas", tanya Bu
Eva lagi.
I:
"Iya Bu, saya IT. Kalau diatas saya biasanya ngerjain administrasi si Bu.
Bikin Nota Dinas, TOR, RAB, Rapat, Anggaran".
BE :
"Wahh kalo gitu gak sesuai donk ya dengan ijazah kamu, gak sesuai tupoksi.
Kamu kan IT, S1 lagi, sayang donk kalo cuma ngerjain itu. Harusnya kamu bilang
sama atasan kamu kalo kerjaan kamu gak sesuai tupoksi. Atau bisa-bisa kontrak
kamu gak diperpanjang ni kalo seperti ini. Bulan Desember ini kamu habis kan
kontraknya?", tanya Bu Eva +.+
I:
"Iya bu, gak sesuai dengan ijazah saya, tapikan saya gak mungkin bilang
gak. Hmm iya bu Desember ini saya habis kontrak", jawabku semakin bingung.
BE:
"Gak papa kan kalo kontrak kamu gak diperpanjang?", tanya Bu Eva
pasti.
I:
"Jadi kontrak saya gak diperpanjang Bu?", tanya ku mulai
terbata-bata.
BE:
"Yaa nanti dipertimbangkan, soalnya ini kamu gak sesuai dengan ijazah
kerjaannya", jawab bu Eva sekenanya.
I:
"Tapi teman-teman saya yang lain, juga sama, administrasi juga bu kerjanya
walaupun IT", ucapku membela diri.
BE:
"Ya nanti dipertimbangkan lagi ya. Hmm Direktur mu ada gak diatas. saya
mau ketemu".
I:
"Pak Slamet ada kok Bu diatas", jawabku makin panik, makin bingung.
BE:
"Ayok kita ke atas", ucap Bu Eva sambil meinggalkan mejanya untuk
mengambil berkas yang lain.
Aku pun menuju pintu keluar sambil nyengir ke arah Novi dan Riccie. Gak tau harus gimana, pasrah aja. Tapi diotak si langsung mikirin aku akan bisnis apa kalo beneran kontrak aku gak diperpanjang. Aku masih punya waktu sekitar 3 bulan lagi, pikirku dalam hati.
Akhirnya kamipun menuju ke Lantai 6, tempat ruangan aku berada. Dan sesampainya disana ternyata Pak Slamet sedang diruangan Bu Emmy. Aku bertanya apakah Bu Eva mau menunggu sebentar atau saya panggilkan Pak Slamet, dan Bu Eva memilih untuk menunggu.
Beberapa menit kemudian, saya melihat dari sudut mata ada bayangan lilin dan teman-teman dari kejauhan. "Yahh kenapa sekarang si??. Masalahnya kan belum selesai", pikir aku dalam hati.
"Happy Birthdaaayyy Oneeeeng", ucap mereka serempak. (Yaa mereka memanggil aku dengan sebutan Oneng dikantor ini, yang emang bikin aku beneran Oneng sekarang =.=)
Aku senang sekali, tapi aku juga masih panik sama masalah ku dengan Kepegawaian. Karena bingung harus gimana mengekspresian perasaan, jadilah aku nya nangis. Yaaa aku nangis. Kemudian Mbak Ai, Mbak Umi memeluk aku sambil mengucapkan selamat. "Jangaaan nangiiissss", kata mereka. Tapiiii air mata ini gak berhenti. Air mata panik, takut, bingung, sedih, seneng.
Kemudian Pak Slamet, Bu Emmy dan Pak Manto keluar dari ruangan Bu Emmy. Mungkin karena mendengar suara ribut diluar. "Kenapa nangis??", tanya Bu Emmy. "Dikerjain Bu", jawab Mbak Ai. Kemudian Bu Eva mengahmpiri aku sambil bilang, "Maap ya ikutan ngerjain", yang langsung bikin kaki aku lemes selemes lemesnya. "Haaa???Ternyata Saya Dikerjain???", ucap aku dalam hati.
"Jangan nangis", ucap Bu Emmy sambil cipika cipiki. "Ayooo tiup lilinnya", yang lain gak kalah ributnya. Aku mengedarkan pandangan sambil menghapus air mata yang menetes tak berhenti. Mbak Ully sibuk motret, Boolil megang kue, Mbak Niken ikutan nangis, rameee sekali, dan pada ngetawain aku, rasanyaaa maluuu banget. Ahhhh pada nakal banget si ni orang-orang. :'( Biasanya aku yang suka ngerjain orang, ehhh kali ini aku yang malah dikerjain >.<..
Berikut ini aku publish deh dokumentasi 'aib' inii.. Haru biru deh pokoknya =.=
Abis niup lilin trus diarak deh ke ruangan Pak Fatdjeri (Direktur Pengendalian Keuangan), karena acara makan-makannya di ruangan beliau.
Berikut ini aku publish deh dokumentasi 'aib' inii.. Haru biru deh pokoknya =.=
![]() |
| Poto ini diambil waktu Bu Eva bilang "Maap ya ikutan ngerjain" >.< |
![]() |
| Kemudian saya lemes se lemes-lemesnya :'( |
![]() | ||
| Pada ngetawain kaannnn >.< |
![]() |
| Dipaksa niup lilin +.+ |
![]() |
| Niup dengan susah payahhh >.< |
![]() |
| Yang gandeng aku itu Direktur aku, Pak Slamet Effendi (malunyaaa >.<) |
![]() |
| Abis pada ngerjain jadi lapeeeerrr, akunya yang gak napsu makan +.+ |
![]() |
| Mbak Ai, Bu Tince, Mbak Deasy, Mbak Umi,Ike, Novi, Boolil |
![]() |
| Nahhh ini semua pemeran >.< |
![]() |
| Arman, Rian, Riccie, Ade, Leo 'ndut' |
![]() |
| Thanks for making the cake Boolil ^_^ |
Kejadian ini bener-bener bikin trauma deh, apalagi kalo ada urusan ke Kepegawaian.. Huwaahhhh >.<.
Tapiiii... for all the thing, thank you soooo muchhhh.. Gak nyangka mpe segini niatnya 'ngerjain saya'. Bener-bener unforgetable momment dehhh. #speachless :* :*
Tapiiii... for all the thing, thank you soooo muchhhh.. Gak nyangka mpe segini niatnya 'ngerjain saya'. Bener-bener unforgetable momment dehhh. #speachless :* :*











.jpeg)
0 komentar