Kemarin waktu mau loogin Google Reader sempet bingung, kok tidak seperti biasa ya mau looginnnya gampang, seperti loogin pada akun facebook dan twitter. Eh pas berhasil loogin malah lebih lebih kagetnya, karena yang muncul bukan halaman google reader seperti biasa, ini malah sebuah informasi yang bener-bener bikin >.<.
Hasil capture >.<
Whooooooot???Google Reader is retiring on July 1, 2013???????? *nangis bombay* *mulai cari info*.. dan ternyata beneran donk yaa berita tersebut. hiks...
Gara-gara pensiun dini tersebut, seluruh dunia pada heboohhh.. *ciyuzzz dehh, liat aj beritanya di Google klo gak percaya >.<*. Selama ini Google Reader tu ngebantu banget deh buat bara pembaca dunia maya, karena gak perlu repot-repot nulis alamat blog yang mo dituju, tinggal loogin di Google Reader, semua blog yang sudah kita subscribe bakalan tersimpan rapi dan kalo blog yang kita subscribe tersebut abis posting blog mereka bakalan muncul notif di blognya. huhuhu semudah dan secanggih itu.
Etapi kan yaa... gak mungkin kali yaa kalo Google Reader pensiun dini mendadak dan gak ada gantinya yang lebih canggih. Ada kali yaa??? *semogaaaaaaaaa* *nyenengin diri*
Kabar-kabarin gue yaa kalo elu pada nemu yang gak kalah canggih... | siapa eluu??? | makin nangissssss ..>.<
Sebenernya ini postingan jadul si, kisah tentang gue dan temen-temen gue yang pada heboh karena salah satu sahabat kami si Weni mo nikah. Gak papalah ya telat, yang penting tetep seru buat dikenang. |iya gitu??? *maksa* xixixi
"Weni mo nikah Ke", kata Tya saat main ke rumah gue. Kebetulan Tya temen gue dari jaman SMP ini ngekost di 1 (satu) komplek tempat gue tinggal. Jadilah dia yang sering main ke rumah gue dibandingin sahabat-sahabat gue yang lain. *ya iyalah Ke, yang laen kan pada tinggal di Uban* *ditimpuk handphone* hehe
"Ha???Kapan???", kata gue kaget.. "Katanya si tahun depan, awal tahun gitu dehh". *percakapan ini sekitar tahun 2012, bulan Oktober gitu deh..hehe udah lama bgt yaa >.<*
Jadilah pas gue ke Uban untuk dateng ke nikahan kakak kelas gue jaman SMP (kak Trisna Novika), temen-temen gue pada hebohhhh mo ngumpul, yaa maklumlah secara gue kan sibuk yaa, susah ditemuin *dilemper beneran gue* ihihihihi..
Gue dateng ke Kondangan sore sama Aan kakak kelas gue, sayangnya kami gak sempet abadiin moment sakral tersebut karena pas gue dan Aan mo salaman ehh lampunya mendadak mati *hiks*.
Singkat cerita, abis Isya temen-temen gue pada jemput gue, secara gue udah pindah ke Batam, jadinya gak ada kendaraan pribadi sama sekali lagi. *berasa Ratu* xoxoxo. Kami pun mulai sibuk menanyakan langsung kepada Weni tentang niatnya tersebut dan Weni membenarkan *kejadian tanggal 10.11.12* *happy*
Bulan Januari temen-temen gue yang di Uban, pada sibuk nyuruh nyariin bahan, kita pada mau sok-sok seragaman ala-ala bridesmide gitu. hehehe.. Akhirnya gue dan Tya yang di Batamlah yang kena getahnya buat survei. Karena musimnya masih brokat, jadinya kami pun gak jauh-jauh dari brokat.*bahan done*.
Okeee, udah bulan Maret, pas nulis postingan ini udah tanggal 4 Maret aja, kayaknya baru kemarin lusa masuk tahun 2013. huhuhu... Oh yaaa.. Maret ini sepertinya emang bulan Nikahan ya?? Karena gak tanggung-tanggung, Gue dapet 5 Undangan nikah dari temen *kriikkk* *krikkk* *hikz*.
2 Undangan temen SMP, 1 Undangan temen SMA dan 2 lagi temen Kantor. Nahhh temen kantor ini ni yang bikin #ngek banget. Sebelumnya tanggal 2 Maret 2013 temen gue si Putri nikah, dan 1 minggu kemudian, tepatnya tanggal 10 Maret 2013 ini Mbak Widya. Pas Putri si masih biasa aja, nahh lhooo pas Mbak Widya yang 1 (satu) lantai sama gue bagiannya mulai bagiin undangan nikahnya hari ini, jadilah kan gue ditanya "Ike kapan???", *kemudian hening*. Bukan cuma Bapak bapak, Ibu-ibu, Mbak - mbak dan Mas - mas yang satu lantai doank yang nanya, tapi bagian lain di Kantor gue ini. Setelah pertanyaan mereka itu, gue langsung kerasukan setan film AADC, mo mecahin gelas biar ramai lalu lari ke hutan dan nyebur ke laut *hikz*.
Gak kok, gue gak galau-galau banget, biasa aja | yakin lu Ke??? | Yakin >.< *lupakan*
Pagi ini, seperti biasa saya membaca tulisan dari salah satu situs favorite saya Jamil Azzaini, beliau adalah seorang pengusaha dan motivator. Tulisannya selalu enak untuk dibaca, ringan dan berkualitas. Tulisannya kali ini yang berjudul Nasehat Orang Tua betul-betul mengingatkan saya pentingnya mencari rejeki yang Halal. Betapa Allah akan murka jika kita mendapatkan rejeki yang tidak Halal, bahkan saking murkanya Allah, ibadah kita tidak akan diterima Allah selama 40 hari lhoo.. Naudzubillahmindzalik :( Banyak sekali ayat di Al-Qur'an yang menjelaskan tentang pentingnya rejeki yang Halal untuk kita, berikut ini adalah beberapa ayat yang bisa menjadi pedoman untuk saling mengingatkan. (Al Baqarah : Ayat 168) Wahai manusia, makanlah yang halal dan baik (thayiban) dari
apa-apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kalian ikuti
langkah-langkah syeitan. Sungguh, syeitan itu musuh yang
nyata bagimu. (Al Baqarah
: Ayat 172) Wahai
orang-orang yang beriman! Makanlah dari benda-benda yang baik (yang
halal) yang telah Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada
Allah, jika betul kamu hanya beribadat kepadaNya. (An-Nahl
: Ayat 114) Maka, makanlah dari rizki yang diberikan Allah kepadamu yang
halal lagi baik, dan bersyukurlah atas nikmat Allah jika
benar ibadah(pengabdian)-Mu hanya kepada-Nya semata.
Kenapa ada hitam jika putih menyenangkan??, begitulah kira-kira kutipan dari lirik salah satu Band asal Yogyakarta "Sheila On 7". Sebagai manusia normal kita pasti mengharapkan kehidupan yang selalu baik-baik saja, selalu mulus tanpa rintangan, tidak ada sedih, duka, dan sejenisnya, selalu bahagia. Hidup ini, jika ia diibaratkan warna, pasti kita menginginkan ia putih, bersih, bukan hitam, gelap. Tapi yang namanya manusia biasa, kita tidak mungkin bisa menentukan kehidupan kita akan selalu melulu seperti yang kita mau, pasti akan ada pahit dan manisnya, seperti halnya roda, selalu berputar, kadang kita ada di bawah, tertindas ~ tertatih, kadang di atas, terbang ~ melayang.
Sama seperti kita tidak bisa mengharapkan orang-orang disekitar kita selalu mengerti tentang apa yang kita inginkan, baik itu teman, sahabat, rekan kerja, pasangan bahkan keluarga sekalipun. Karena, masing-masing kita pasti memiliki "ego" untuk dimengerti dan itu manusiawi.
Tapi ketahuilah, meskipun ia sulit, belajar mengerti, memahami, dan mengalah untuk orang lain itu indah, se-indah mengetahui bahwa kitalah yang menjadi alasan orang tersebut tersenyum.
Teman, lakukanlah kebaikan dengan sebaik mungkin dan biarkanlah Allah yang Maha Tahu memberikan balasan yang terbaik untuk kita. Jangan pernah mengeluh. Jalani saja, kadang apa yang baik menurut kita, belum tentu baik menurut Allah. Tapi apa yang baik menurut Allah, sudah pasti baik buat kita. Yakinlah, setiap masalah pasti akan mendewasakan kita.